Share

Home Unfold

Unfold 26 September 2024

Jika Harga Rokok Naik, Itu Demi Kesehatan atau Pendapatan Negara?

Rokok kena tarif cukai karena masuk kategori barang yang punya potensi bahaya

Context.id, JAKARTA - Tahun kemarin, harga rokok naik, tahun ini naik, tahun depan? Sepertinya bakal naik lagi dong.

Kenapa sih harga naik terus? Pantes banyak kelas menengah yang ganti rokok lebih murah bahkan rokok ilegal, habis rokok resmi makin mahal sih ya .. 

Sebelumnya, kamu harus tahu, kalau rokok adalah salah satu barang yang dikenakan tarif cukai oleh pemerintah. Nah, cukai itu adalah pungutan negara terhadap barang yang punya potensi bahaya. 

Rokok sendiri pun memang tergolong bahaya bagi kesehatan, karena terdiri dari ribuan bahan kimia beracun. Karena itu, cukai diterapkan kepada rokok untuk mengurangi dampak risiko kesehatannya.

Apalagi, Indonesia termasuk salah satu negara dengan perokok terbanyak.  Selain itu, ternyata cukai rokok atau CHT merupakan komponen utama penerimaan cukai



Berdasarkan APBN hingga Juli 2024 saja, CHT sudah menyumbang 95,8% atau Rp111,3 triliun dari total penerimaan cukai

Kemudian, sebanyak 40% dana bagi hasil CHT-nya akan digunakan untuk bidang kesehatan.  Nah kebetulan, pada tahun depan, harga rokok kayaknya bakal naik lagi, nih.

BAKN DPR mengusulkan agar harga rokok SKM dan SPM naik minimal 5%

Kenaikan Harga Rokok pada 2025 itu untuk Sigaret Kretek Mesin: minimal 5% dan Sigaret Putih Mesin: minimal 5%.  Sedangkan untuk sigaret kretek tangan alias SKT, sedang diusulkan untuk dibatasi kenaikan tarif CHT-nya

Kalau dibandingin sama kenaikan dua tahun lalu, kenaikan tahun depan bakal lebih rendah, sih.  Sebab, pada 2022, kenaikan CHT bisa mencapai rata-rata 10%. 



Penulis : Naufal Jauhar Nazhif

Editor   : Wahyu Arifin

Home Unfold

Unfold 26 September 2024

Jika Harga Rokok Naik, Itu Demi Kesehatan atau Pendapatan Negara?

Rokok kena tarif cukai karena masuk kategori barang yang punya potensi bahaya

Context.id, JAKARTA - Tahun kemarin, harga rokok naik, tahun ini naik, tahun depan? Sepertinya bakal naik lagi dong.

Kenapa sih harga naik terus? Pantes banyak kelas menengah yang ganti rokok lebih murah bahkan rokok ilegal, habis rokok resmi makin mahal sih ya .. 

Sebelumnya, kamu harus tahu, kalau rokok adalah salah satu barang yang dikenakan tarif cukai oleh pemerintah. Nah, cukai itu adalah pungutan negara terhadap barang yang punya potensi bahaya. 

Rokok sendiri pun memang tergolong bahaya bagi kesehatan, karena terdiri dari ribuan bahan kimia beracun. Karena itu, cukai diterapkan kepada rokok untuk mengurangi dampak risiko kesehatannya.

Apalagi, Indonesia termasuk salah satu negara dengan perokok terbanyak.  Selain itu, ternyata cukai rokok atau CHT merupakan komponen utama penerimaan cukai



Berdasarkan APBN hingga Juli 2024 saja, CHT sudah menyumbang 95,8% atau Rp111,3 triliun dari total penerimaan cukai

Kemudian, sebanyak 40% dana bagi hasil CHT-nya akan digunakan untuk bidang kesehatan.  Nah kebetulan, pada tahun depan, harga rokok kayaknya bakal naik lagi, nih.

BAKN DPR mengusulkan agar harga rokok SKM dan SPM naik minimal 5%

Kenaikan Harga Rokok pada 2025 itu untuk Sigaret Kretek Mesin: minimal 5% dan Sigaret Putih Mesin: minimal 5%.  Sedangkan untuk sigaret kretek tangan alias SKT, sedang diusulkan untuk dibatasi kenaikan tarif CHT-nya

Kalau dibandingin sama kenaikan dua tahun lalu, kenaikan tahun depan bakal lebih rendah, sih.  Sebab, pada 2022, kenaikan CHT bisa mencapai rata-rata 10%. 



Penulis : Naufal Jauhar Nazhif

Editor   : Wahyu Arifin


RELATED ARTICLES

Hari Perempuan Internasional Berawal dari Perjuangan Buruh!

Tanggal 8 Maret ditetapkan sebagai Hari Perempuan Internasional. Kok bisa? Sepenting apa sampai dijadikan hari spesial?

Renita Sukma . 14 March 2025

Mengenal Kepulauan Cocos: Dekat ke Indonesia, Tapi Milik Australia

Masyarakat Kepulauan Cocos di Australia merupakan Melayu Muslim dari Nusantara yang dulu dibawa oleh saudagar di era kolonial

Naufal Jauhar Nazhif . 12 March 2025

Viral #KaburAjaDulu, Bentuk Frustrasi Atas Masa Depan Indonesia?

Ada ketidakpuasan terhadap kondisi ekonomi, kualitas hidup yang menurun dan kebijakan pemerintah Indonesia yang dianggap kurang memadai

Context.id . 24 February 2025

Efisiensi Ala Vietnam: Pangkas Kementerian-Lembaga, Hemat Triliunan

Vietnam menargetkan penghematan anggaran hingga Rp72,5 triliun dalam lima tahun ke depan

Naufal Jauhar Nazhif . 19 February 2025