Waduh, Piala Dunia Qatar Kembali Telan Korban
Kali ini seorang buruh asal Filipina dilaporkan tewas di sebuah tempat latihan untuk tim nasional sepak bola Arab Saudi.
Context, JAKARTA - Piala Dunia 2022 yang diselenggarakan di Qatar kembali menelan korban. Kali ini seorang buruh asal Filipina dilaporkan tewas di sebuah tempat latihan untuk tim nasional (timnas) sepak bola Arab Saudi.
Dilansir The Athletic, kejadian tragis tersebut terjadi di Resor Pantai Sealine, hotel bintang lima yang telah beroperasi selama lebih dari 25 tahun. Tempat penginapan ini terdiri dari 58 vila mewah, lapangan latihan, bar pantai, lapangan golf, serta restoran.
Namun selama turnamen berlangsung, tempat penginapan yang mewah tersebut diperuntukkan sebagai tempat latihan timnas Arab Saudi. Pada saat itu lah, buruh asal Filipina yang berusia 40-an dilaporkan meninggal.
Menurut seorang sumber yang tidak disebutkan identitasnya, buruh asal FIlipina tersebut bernama Alex. Melansir The Guardian, ia dilaporkan tewas karena jatuh dari tanjakan dengan kepala terlebih dahulu saat sedang memperbaiki lampu di resor.
Dilansir Manila Times, saat ini insiden tersebut sedang dilakukan investigasi oleh otoritas Qatar. "Jika investigasi menyimpulkan bahwa protokol keselamatan tidak diikuti, perusahaan akan dikenai tindakan hukum dan sanksi finansial yang berat," ujar seorang pejabat Qatar.
Menambah Angka Kematian Pekerja Migran di Piala Dunia Qatar
Salah satu hal yang paling disorot oleh dunia internasional tentang penyelenggaraan Piala Dunia Qatar adalah banyaknya buruh migran yang tewas. Saat ini angka yang merujuk pada kematian pekerja akibat Piala Dunia 2022 memang lah masih belum jelas.
Seperti dari laporan yang dikeluarkan The Guardian dan Amnesti Internasional 2021, dikatakan bahwa angka kematian akibat Piala Dunia Qatar adalah sebanyak 6.500 hingga 15.000.
Namun dilansir dw.com, buruh yang tewas mencapai 15.000 orang tersebut memang benar adanya, tapi tidak hanya akibat Piala Dunia Qatar. Banyak dari mereka yang juga berprofesi sebagai guru, dokter, insinyur, ata bahkan pebisnis.
Di lain pihak, Sekretaris Jenderal Komite Piala Dunia Qatar 2022 Hassan Al-Thawadi mengatakan bahwa angka spesifik masih dibahas. Namun, ia mengatakan bahwa angka kematiannya hanya berkisar 400 hingga 500 orang saja.
“Antara 400 sampai 500. Saya tidak punya angka pastinya, itu yang sedang dibicarakan,” ujar Hassan ketika melakukan wawancara dengan jurnalis ternama asal Inggris, Piers Morgan.
RELATED ARTICLES
Waduh, Piala Dunia Qatar Kembali Telan Korban
Kali ini seorang buruh asal Filipina dilaporkan tewas di sebuah tempat latihan untuk tim nasional sepak bola Arab Saudi.
Context, JAKARTA - Piala Dunia 2022 yang diselenggarakan di Qatar kembali menelan korban. Kali ini seorang buruh asal Filipina dilaporkan tewas di sebuah tempat latihan untuk tim nasional (timnas) sepak bola Arab Saudi.
Dilansir The Athletic, kejadian tragis tersebut terjadi di Resor Pantai Sealine, hotel bintang lima yang telah beroperasi selama lebih dari 25 tahun. Tempat penginapan ini terdiri dari 58 vila mewah, lapangan latihan, bar pantai, lapangan golf, serta restoran.
Namun selama turnamen berlangsung, tempat penginapan yang mewah tersebut diperuntukkan sebagai tempat latihan timnas Arab Saudi. Pada saat itu lah, buruh asal Filipina yang berusia 40-an dilaporkan meninggal.
Menurut seorang sumber yang tidak disebutkan identitasnya, buruh asal FIlipina tersebut bernama Alex. Melansir The Guardian, ia dilaporkan tewas karena jatuh dari tanjakan dengan kepala terlebih dahulu saat sedang memperbaiki lampu di resor.
Dilansir Manila Times, saat ini insiden tersebut sedang dilakukan investigasi oleh otoritas Qatar. "Jika investigasi menyimpulkan bahwa protokol keselamatan tidak diikuti, perusahaan akan dikenai tindakan hukum dan sanksi finansial yang berat," ujar seorang pejabat Qatar.
Menambah Angka Kematian Pekerja Migran di Piala Dunia Qatar
Salah satu hal yang paling disorot oleh dunia internasional tentang penyelenggaraan Piala Dunia Qatar adalah banyaknya buruh migran yang tewas. Saat ini angka yang merujuk pada kematian pekerja akibat Piala Dunia 2022 memang lah masih belum jelas.
Seperti dari laporan yang dikeluarkan The Guardian dan Amnesti Internasional 2021, dikatakan bahwa angka kematian akibat Piala Dunia Qatar adalah sebanyak 6.500 hingga 15.000.
Namun dilansir dw.com, buruh yang tewas mencapai 15.000 orang tersebut memang benar adanya, tapi tidak hanya akibat Piala Dunia Qatar. Banyak dari mereka yang juga berprofesi sebagai guru, dokter, insinyur, ata bahkan pebisnis.
Di lain pihak, Sekretaris Jenderal Komite Piala Dunia Qatar 2022 Hassan Al-Thawadi mengatakan bahwa angka spesifik masih dibahas. Namun, ia mengatakan bahwa angka kematiannya hanya berkisar 400 hingga 500 orang saja.
“Antara 400 sampai 500. Saya tidak punya angka pastinya, itu yang sedang dibicarakan,” ujar Hassan ketika melakukan wawancara dengan jurnalis ternama asal Inggris, Piers Morgan.
POPULAR
RELATED ARTICLES