Stories - 31 October 2022

Jembatan Gantung India Runtuh, Tewaskan Ratusan Orang

Lebih dari 130 orang tewas akibat sebuah jembatan gantung tua yang terletak di Gujarat, India runtuh pada Minggu (30/10/2022) waktu setempat.


Jembatan Morbi setelah runtuh. -@IndianExpress-

Context, JAKARTA - Lebih dari 130 orang dikabarkan tewas setelah sebuah jembatan gantung tua yang terletak di Gujarat, India, runtuh pada Minggu (30/10/2022) waktu setempat. Hal ini diduga akibat pengerjaan renovasi jembatan yang tidak memiliki sertifikat layak.

Dilansir The Guardian, sebuah rekaman video memperlihatkan puluhan orang bergantungan pada kabel dan sisa-sisa jembatan yang runtuh. Ada yang mencoba memanjat struktur bangunan, ada juga yang nekat berenang untuk mencapai tempat yang aman.

Salah satu saksi mata yang berhasil berenang ke tepi sungai, Prateek Vasava menyebutkan bahwa dia menyaksikan beberapa anak yang tenggelam dan hanyut di sungai.

“Saya ingin menarik beberapa dari mereka bersama saya, tetapi mereka telah tenggelam atau hanyut,” ujar Prateek.

Jembatan Morbi atau yang disebut penduduk lokal sebagai Julto Pul (jembatan ayun) ini merupakan jembatan tua yang baru saja dibuka kembali minggu lalu setelah direnovasi selama enam bulan. Sebelum direnovasi, jembatan ini sepanjang 230 meter ini dibangun pada masa pemerintahan Inggris, yaitu sekitar abad ke-19. 

Dilansir Times of India, runtuhnya jembatan tersebut diakibatkan tidak mampu untuk menahan beban dari ratusan orang yang sedang menyebrang di atasnya. Saat runtuh, seorang saksi mata mengatakan bahwa ada sekitar 500 yang berada di jembatan tersebut.

Selain itu, Menteri Dalam Negeri Gujarat, Harsh Sanghavi juga mengatakan bahwa banyaknya orang di lokasi disebabkan jembatan kabel tersebut telah menjadi sebuah objek wisata. Ditambah, ramainya orang-orang yang ingin merayakan Diwali dan Chhath Puja di tempat tersebut.

Tak berapa lama setelah jembatan tersebut runtuh, Kepala Menteri Gujarat Bhupender Patel menginstruksikan pihak terkait untuk menyelamatkan bara korban. Ia juga telah membentuk tim investigasi khusus beranggotakan lima orang untuk menyelidiki bencana tersebut.


Penulis : Naufal Jauhar Nazhif

Editor   : Putri Dewi

MORE  STORIES

Teknologi Digital dan Solusi Perubahan Iklim

Teknologi digital bisa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi atau meminimalisir dampak perubahan iklim

Context.id | 01-03-2024

Ketika Raksasa OTT Saling Klaim Istilah Local Pride

Platform over the top (OTT) konten video streaming saling bersaing menguasai pasar Indonesia, salah satunya dengan embel-embel konten lokal.

Noviarizal Fernandez | 01-03-2024

Tolak Usul Prancis, Anggota NATO Enggan Masuk Wilayah Ukraina

Usulan Presiden Prancis agar pasukan NATO memasuki wilayah Ukraina untuk ikut memerangi Rusia mendapat penolakan keras dari negara-negara anggota ...

Context.id | 29-02-2024

Kans Indonesia Gabung Klub Negara Maju

Indonesia masih punya waktu 2-3 tahun untuk menyelesaikan proses menjadi anggota OECD

Context.id | 29-02-2024