Stories - 08 August 2022

Pengabdi Setan 2 Jadi Film Terlaris Tahun Ini?

Film Pengabdi Setan 2 Communion telah mencatatkan rekor sebagai film horor Indonesia dengan jumlah penonton terbanyak di hari pertama.


Poster Pengabdi Setan 2

Context, JAKARTA - Film Pengabdi Setan 2: Communion yang baru saja tayang pada Kamis (4/8/2022) lalu telah mencatatkan rekor sebagai film horor Indonesia dengan jumlah penonton terbanyak di hari pertama, serta film Indonesia dengan jumlah penonton terbanyak kedua di hari pertama. 

Menurut Sutradara sekaligus penulis Pengabdi Setan 2, Joko Anwar, jumlah penonton yang membeli tiket di hari penayangan adalah sebanyak 701.891 penonton. Per hari Minggu (7/8/2022) atau dalam waktu 4 hari saja, film ini sudah ditonton oleh 2 juta penonton, mengalahkan KKN di Desa Penari (2022) yang baru mencapai 2 juta penonton di hari keenam.

Bahkan, baru setengah hari tayang saja jumlah penontonnya sudah mencapai lebih dari 500 ribu penonton. Angka ini lebih besar dari jumlah penonton di hari pertama Pengabdi Setan 1 (2017) yang hanya mencapai 97 ribu penonton. 

Selain itu, di hari pertama penayangannya, Pengabdi Setan 2 juga berhasil mengalahkan Film horor Indonesia lainnya yang sempat hits di kalangan pecinta film, yaitu KKN di Desa Penari. Di hari pertama pemutarannya di bioskop, film yang alur ceritanya sempat viral di Twitter tersebut hanya meraup sebanyak 315.486 penonton. 

Karya terbaru dari Joko Anwar ini hanya dikalahkan oleh film karya Pidi Baiq dan Fajar Bustomi, Dilan 1991 (2019). Saat itu, film seri Dilan kedua ini ditonton sebanyak 800.225 penonton di hari pertama penayangannya.

Dari pencapaian yang sangat fantastis ini, Joko Anwar pun mengucapkan terima kasih kepada antusiasme para penonton. 

“Kami hanya bisa mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada teman-teman untuk doa dan supportnya. Jalan masih panjang. Mudah-mudahan Pengabdi Setan 2 bisa menghibur Indonesia dalam waktu yang lama. Amin.”, tulis Joko di akun Twitternya.


Target Penonton Pengabdi Setan 2: Communion

Sebelum mendapatkan kabar bahwa karyanya tersebut telah ditonton oleh lebih dari 700 ribu penonton di hari pertama penayangannya, Joko Anwar tidak terlalu berani untuk menargetkan jumlah penonton Pengabdi Setan 2. Menurutnya, target jumlah penonton adalah target yang semu dan tidak dapat diprediksi. Bagi Joko Anwar yang paling penting adalah berbuat sebaik-baiknya pada karya yang ia buat. 

“Karena kita tidak bisa mencapai target angka penonton tanpa kita lakukan apa yang bisa kita lakukan. Yang bisa kita lakukan apa? Berbuat sebaik-baiknya untuk capaian teknis dan estetika dalam film yang kita lakukan. Itu sih,” ujar Joko Anwar dikutip dari Solopos.

Beban untuk menargetkan jumlah penonton Pengabdi Setan 2 memang sangat lah besar. Pasalnya, film Pengabdi Setan seri pertama telah mendapatkan jumlah penonton sebanyak 4.206.103. Hal ini sekaligus menjadikan Pengabdi Setan sebagai film horor Indonesia terlaris sejak 2017. Sampai akhirnya harus disalip oleh KKN di Desa Penari pada 2022.

Bukan hanya jumlah penonton terbanyak, film seri pertamanya itu juga mendulang banyak penghargaan. Pada ajang Festival film Indonesia 2017, 13 nominasi didapatkan oleh Pengabdi Setan, dan tujuh di antaranya berhasil dimenangkan.

“Kalau bicara beban, setiap kali kita bikin film selalu beban karena harus lebih bagus dari yang terakhir. Bicara target, kita bikin film tidak ada target penonton. Yang saat sekarang bisa dilakukan adalah film dibuat dengan kualitas teknis dan penceritaan. Lalu bagaimana marketing-nya sampai ke audiens, waktu rilisnya juga seperti apa. Banyak faktor,” bebernya

Dari penelusuran Context, jumlah penonton memang sulit untuk diprediksi. Selain itu, jumlahnya juga bisa diperoleh dari banyak faktor, seperti apa yang dikatakan Joko Anwar. 

Misalnya, film Dilan 1991 adalah film Indonesia dengan jumlah penonton terbanyak di hari pertama penayangan, yaitu sejumlah 800.225 penonton. Namun, total penonton film tersebut hanya mencapai 5.253.411 di akhir penayangannya. Angka ini menjadikan Dilan 1991 hanya duduk di posisi keempat sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa.

Di lain sisi, film KKN di Desa Penari pada hari pertama penayangannya hanya ditonton sebanyak 315.486 penonton. Tetapi, film horor tersebut ternyata menjadi film Indonesia yang paling laris sepanjang masa. Jumlah penonton di akhir penayangannya mencapai 9.223.847 penonton.

Bedanya dengan film Dilan, KKN di Desa Penari awalnya adalah sebuah cerita horor viral yang tersebar di media sosial Twitter. Kemudian ketika filmnya ditayangkan di bioskop, banyak dari pembacanya yang tidak berpikir dua kali untuk membeli tiketnya, tidak hanya sekali, bahkan berkali-kali.

Karena itu, banyak faktor yang bisa memengaruhi jumlah penonton pada suatu film. Bisa saja nantinya Pengabdi Setan 2 menjadi film Indonesia terlaris sepanjang masa, atau mungkin bisa saja hanya bertengger di posisi lima besar. 


Sekilas Tentang Pengabdi Setan 2: Communion

Film horor karya anak bangsa ini adalah lanjutan dari seri sebelumnya. Beberapa tahun setelah Rini (Tara Basro) menghadapi kejadian mengerikan yang membuatnya kehilangan Ian (Muhammad Adhiyat) dan Ibu (Ayu Laksmi), ia dan adik-adiknya, Toni (Endy Arfian), Bondi (Nasar Anuz), dan juga Bapak (Bront Palarae) pindah ke rumah susun.

Melansir dari Hypeabis, di seri keduanya, mereka percaya bahwa dengan tinggal di rumah susun akan lebih aman karena ditinggali banyak orang. Berbeda dengan tinggal di rumah sebelumnya yang jauh dari mana-mana. 

Namun ternyata, menghindar dari ancaman yang mengintai mereka tidaklah semudah dengan hanya berpindah rumah. Di film kedua ini, penonton akan disajikan kembali dengan adegan-adegan horor yang mencekam, namun juga menghibur,

Aktor-aktor dalam film Pengabdi Setan 2 ini akan kembali diperankan oleh Tara Basro, Nasar Anuz, Asmara Abigail, Egy Fedly, Fachri Albar, Bront Palarae, dan Endy Arfian. Selain itu, ada juga beberapa pemeran baru seperti Fatih Unru, Mian Tiara, Rukman Rosadi, Kiki Narendra, Jourdy Pranata, dan Ratu Felisha.


Penulis : Naufal Jauhar Nazhif

Editor   : Putri Dewi

MORE  STORIES

Miliarder Beli Klub Eropa, Ada Pengaruh ke Sepak Bola Indonesia?

Deretan pengusaha kakap Tanah Air miliki saham mayoritas di klub-klub sepak bola luar negeri

Noviarizal Fernandez | 17-05-2024

Polemik Pernikahan Massal 100 Anak Perempuan di Nigeria

Pendidikan lebih prioritas bagi anak-anak perempuan dibandingkan memaksanya untuk melakukan pernikahan

Context.id | 17-05-2024

Reimajinasi Baru Museum dan Cagar Budaya Menjadi Ruang Belajar Inklusif.

Kemdikbudristek meluncurkan Indonesian Heritage Agency atau IHA untuk memberikan citra baru bagi museum dan situs budaya nasional.

Context.id | 17-05-2024

Cerita Petani Kopi Binaan Starbucks, Kualitas Makin Baik Untung Kian Tebal

Starbucks FSC berkomitmen membantu para petani lokal dalam mengelola dan meningkatkan kualitas kopi yang mereka tanam

Ririn oktaviani | 17-05-2024