Share

Home Stories

Stories 27 Februari 2025

Pencarian MH370 Dilanjutkan, Harapan Baru Setelah 11 Tahun

Hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370 menjadi salah satu misteri penerbangan terbesar di dunia

Malaysia Airlines/getimg.ai

Context.id, JAKARTA - Pencarian baru terhadap pesawat Malaysia Airlines MH370 resmi dimulai kembali setelah lebih dari satu dekade sejak pesawat itu hilang dalam salah satu misteri penerbangan terbesar di dunia.

Perusahaan eksplorasi maritim Ocean Infinity kembali mengerahkan kapal-kapalnya untuk mencari pesawat yang hilang sejak Maret 2014. 

Menteri Perhubungan Malaysia, Anthony Loke, mengonfirmasi kontrak antara pemerintah Malaysia dan Ocean Infinity masih dalam tahap finalisasi.

"Kami menyambut baik langkah proaktif Ocean Infinity dalam memulai kembali pencarian ini," ujar Loke dalam konferensi pers, Selasa (25/2).

Keluarga korban menyambut baik pencarian ulang ini. Grace Nathan (36), warga Malaysia yang kehilangan ibunya dalam insiden tersebut, mengaku lega.

"Kami sangat senang pencarian dilanjutkan setelah jeda yang begitu lama," katanya kepada media.

Jaquita Gonzales (62), istri pengawas penerbangan MH370 Patrick Gomes, berharap pencarian kali ini bisa memberi jawaban pasti.

"Kami hanya ingin tahu di mana pesawat itu dan apa yang sebenarnya terjadi," ujarnya.

Pemerintah Malaysia telah menyetujui pencarian dengan skema "no-find-no-fee". Ocean Infinity akan mendapatkan imbalan sebesar US$70 juta jika berhasil menemukan dan mengonfirmasi puing pesawat. 

Area pencarian mencakup 15.000 km² di Samudra Hindia bagian selatan.

Penerbangan MH370, yang menggunakan pesawat Boeing 777-200, lepas landas dari Bandara Kuala Lumpur pada 8 Maret 2014 pukul 00.41 waktu setempat menuju Beijing. 

Pesawat membawa 12 awak dan 227 penumpang sebelum menghilang dari radar militer pada pukul 02.14, melintasi Selat Malaka. Hingga kini, penyebab hilangnya pesawat itu masih menjadi misteri.

Beberapa bagian pesawat ditemukan di pesisir Tanzania dan Mozambik pada 2016, yang mendorong beberapa keluarga korban mencari puing tambahan di Madagaskar. 

Namun, pencarian bawah laut seluas 120.000 km² yang dilakukan otoritas Australia dihentikan pada Januari 2017 tanpa hasil.

Hilangnya MH370 masih menyisakan banyak pertanyaan. Salah satu teori menyebut pesawat sengaja dibelokkan ke Samudra Hindia secara terkontrol. 

Dua sistem komunikasi utama di pesawat juga mati secara misterius.

Data dari simulator penerbangan milik pilot Zaharie Ahmad Shah menunjukkan ada rute yang mengarah ke Samudra Hindia, memicu spekulasi tentang kemungkinan keterlibatan awak pesawat dalam insiden ini. 

Teori lain mencakup sabotase, penembakan, hingga dugaan intervensi agen rahasia.

Ocean Infinity sebelumnya telah melakukan pencarian pada 2018, tetapi tidak menemukan hasil. 

Kini, dengan teknologi yang lebih canggih, pencarian MH370 kembali menghadirkan harapan baru bagi keluarga korban yang selama 11 tahun terakhir masih menunggu jawaban pasti.



Penulis : Context.id

Editor   : Wahyu Arifin

Home Stories

Stories 27 Februari 2025

Pencarian MH370 Dilanjutkan, Harapan Baru Setelah 11 Tahun

Hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370 menjadi salah satu misteri penerbangan terbesar di dunia

Malaysia Airlines/getimg.ai

Context.id, JAKARTA - Pencarian baru terhadap pesawat Malaysia Airlines MH370 resmi dimulai kembali setelah lebih dari satu dekade sejak pesawat itu hilang dalam salah satu misteri penerbangan terbesar di dunia.

Perusahaan eksplorasi maritim Ocean Infinity kembali mengerahkan kapal-kapalnya untuk mencari pesawat yang hilang sejak Maret 2014. 

Menteri Perhubungan Malaysia, Anthony Loke, mengonfirmasi kontrak antara pemerintah Malaysia dan Ocean Infinity masih dalam tahap finalisasi.

"Kami menyambut baik langkah proaktif Ocean Infinity dalam memulai kembali pencarian ini," ujar Loke dalam konferensi pers, Selasa (25/2).

Keluarga korban menyambut baik pencarian ulang ini. Grace Nathan (36), warga Malaysia yang kehilangan ibunya dalam insiden tersebut, mengaku lega.

"Kami sangat senang pencarian dilanjutkan setelah jeda yang begitu lama," katanya kepada media.

Jaquita Gonzales (62), istri pengawas penerbangan MH370 Patrick Gomes, berharap pencarian kali ini bisa memberi jawaban pasti.

"Kami hanya ingin tahu di mana pesawat itu dan apa yang sebenarnya terjadi," ujarnya.

Pemerintah Malaysia telah menyetujui pencarian dengan skema "no-find-no-fee". Ocean Infinity akan mendapatkan imbalan sebesar US$70 juta jika berhasil menemukan dan mengonfirmasi puing pesawat. 

Area pencarian mencakup 15.000 km² di Samudra Hindia bagian selatan.

Penerbangan MH370, yang menggunakan pesawat Boeing 777-200, lepas landas dari Bandara Kuala Lumpur pada 8 Maret 2014 pukul 00.41 waktu setempat menuju Beijing. 

Pesawat membawa 12 awak dan 227 penumpang sebelum menghilang dari radar militer pada pukul 02.14, melintasi Selat Malaka. Hingga kini, penyebab hilangnya pesawat itu masih menjadi misteri.

Beberapa bagian pesawat ditemukan di pesisir Tanzania dan Mozambik pada 2016, yang mendorong beberapa keluarga korban mencari puing tambahan di Madagaskar. 

Namun, pencarian bawah laut seluas 120.000 km² yang dilakukan otoritas Australia dihentikan pada Januari 2017 tanpa hasil.

Hilangnya MH370 masih menyisakan banyak pertanyaan. Salah satu teori menyebut pesawat sengaja dibelokkan ke Samudra Hindia secara terkontrol. 

Dua sistem komunikasi utama di pesawat juga mati secara misterius.

Data dari simulator penerbangan milik pilot Zaharie Ahmad Shah menunjukkan ada rute yang mengarah ke Samudra Hindia, memicu spekulasi tentang kemungkinan keterlibatan awak pesawat dalam insiden ini. 

Teori lain mencakup sabotase, penembakan, hingga dugaan intervensi agen rahasia.

Ocean Infinity sebelumnya telah melakukan pencarian pada 2018, tetapi tidak menemukan hasil. 

Kini, dengan teknologi yang lebih canggih, pencarian MH370 kembali menghadirkan harapan baru bagi keluarga korban yang selama 11 tahun terakhir masih menunggu jawaban pasti.



Penulis : Context.id

Editor   : Wahyu Arifin


RELATED ARTICLES

Bank Digital Bantu Gen Z Menabung atau Justru Makin Boros?

Bank digital mempermudah transaksi, tapi tanpa disiplin finansial, kemudahan itu bisa jadi jebakan konsumtif.

Renita Sukma . 30 March 2025

Darah Buatan: Berapa Lama Lagi Terwujud?

Di lab canggih dari Inggris hingga Jepang, para ilmuwan berupaya menciptakan yang selama ini hanya ada dalam fiksi ilmiah darah buatan. r n

Noviarizal Fernandez . 25 March 2025

Negara Penghasil Kurma Terbesar di Dunia dan Kontroversi di Baliknya

Kurma tumbuh subur di wilayah beriklim panas dengan musim kering yang panjang sehingga banyak ditemui di Timur Tengah dan Afrika Utara

Noviarizal Fernandez . 25 March 2025

Push-up Ternyata Bisa Mempengaruhi Hidup Pegiatnya

Push-up lebih dari sekadar memperkuat tubuh, tetapi juga membangun disiplin dan kepercayaan diri

Noviarizal Fernandez . 24 March 2025