Share

Home Originals

Originals 20 Juni 2022

Apa Jadinya Kalau Negara Bangkrut?

Bukan cuma perusahaan saja yang bisa bangkrut, negara juga bisa! rnTapi, kok bisa ya sebuah negara mencapai titik bangkrut?

Context.id, JAKARTA - Pada dasarnya, sebuah negara dikatakan bangkrut kalau gak bisa bayar hutang. Namun, bangkrutnya sebuah negara tentu berbeda dengan perusahaan-perusahaan yang gulung tikar.

Negara Yunani, merupakan negara maju pertama yang bangkrut. Pasalnya, pemasukan negaranya tidak seimbang dengan jumlah utang negara itu. Pada di empat tahun sejak pinjaman pertamanya, Yunani terancam gagal bayar utang untuk pertama kalinya.

Tapi, alih-alih memperbaiki kebijakan, Yunani membeli senjata dalam jumlah banyak, pesta, membuat infrastruktur yang tidak jelas dan membuat negara tersebut harus menanggung utang yang lebih banyak. Hal ini diperparah dengan masuknya Yunani ke mata uang euro, yang menyebabkan negara tersebut kesulitan untuk mencetak uang, padahal negaranya butuh uang.

Utang Yunani menjadi semakin tinggi, ditambah dengan faktor-faktor lainnya pun membuat Yunani semakin sulit pula untuk membayar utang. Sampai pada akhirnya, negara itu resmi bangkrut pada 2009, saat defisit anggaran Yunani melebihi 15 persen dari PDB (nilai ekonomi negara itu).

Berbagai otoritas Eropa dan investor swasta pada saat itu berusaha membantu pemerintah Yunani untuk menyelamatkan negara itu dengan meminjamkan hampir mencapai 320 miliar euro.

Tapi sayangnya nih, pinjaman yang ditawarkan ternyata ada syaratnya. Yunani diminta untuk berhemat dan meningkatkan pajak mereka. Tapi sayangnya kebijakan itu justru membuat angka pengangguran Yunani naik hingga 25 persen, kerusuhan terjadi di jalan-jalan, 33 persen warganya hidup dalam kemiskinan, banyak bank gulung tikar, banyak terjadi penghindaran pajak, naiknya suku bunga, dan ekonomi merosot tajam.


Originals 20 Juni 2022

Apa Jadinya Kalau Negara Bangkrut?

Bukan cuma perusahaan saja yang bisa bangkrut, negara juga bisa! rnTapi, kok bisa ya sebuah negara mencapai titik bangkrut?

Context.id, JAKARTA - Pada dasarnya, sebuah negara dikatakan bangkrut kalau gak bisa bayar hutang. Namun, bangkrutnya sebuah negara tentu berbeda dengan perusahaan-perusahaan yang gulung tikar.

Negara Yunani, merupakan negara maju pertama yang bangkrut. Pasalnya, pemasukan negaranya tidak seimbang dengan jumlah utang negara itu. Pada di empat tahun sejak pinjaman pertamanya, Yunani terancam gagal bayar utang untuk pertama kalinya.

Tapi, alih-alih memperbaiki kebijakan, Yunani membeli senjata dalam jumlah banyak, pesta, membuat infrastruktur yang tidak jelas dan membuat negara tersebut harus menanggung utang yang lebih banyak. Hal ini diperparah dengan masuknya Yunani ke mata uang euro, yang menyebabkan negara tersebut kesulitan untuk mencetak uang, padahal negaranya butuh uang.

Utang Yunani menjadi semakin tinggi, ditambah dengan faktor-faktor lainnya pun membuat Yunani semakin sulit pula untuk membayar utang. Sampai pada akhirnya, negara itu resmi bangkrut pada 2009, saat defisit anggaran Yunani melebihi 15 persen dari PDB (nilai ekonomi negara itu).

Berbagai otoritas Eropa dan investor swasta pada saat itu berusaha membantu pemerintah Yunani untuk menyelamatkan negara itu dengan meminjamkan hampir mencapai 320 miliar euro.

Tapi sayangnya nih, pinjaman yang ditawarkan ternyata ada syaratnya. Yunani diminta untuk berhemat dan meningkatkan pajak mereka. Tapi sayangnya kebijakan itu justru membuat angka pengangguran Yunani naik hingga 25 persen, kerusuhan terjadi di jalan-jalan, 33 persen warganya hidup dalam kemiskinan, banyak bank gulung tikar, banyak terjadi penghindaran pajak, naiknya suku bunga, dan ekonomi merosot tajam.



RELATED ARTICLES

Premanisme Ormas di Kawasan Industri, Ganggu Investasi?

Banyak investor yang merasa terganggu gara-gara sikap ormas yang kerap memalak dan mengganggu kawasan industri

Naufal Jauhar Nazhif . 06 May 2025

Dari Panggung ke Kursi Komisaris: Patronase Politik Gaya Indonesia

Para pengkritik menilainya sebagai bentuk patronase politik atau yang dikenal dalam istilah lokal sebagai politik bagi-bagi kue

Naufal Jauhar Nazhif . 05 May 2025

The Two Popes, Progresif dan Tradisionalis

Antara warisan progresif Fransiskus dan bayang-bayang Benediktus

Naufal Jauhar Nazhif . 04 May 2025

Mengapa Harga Emas Naik-Turun Seperti Rollercoaster? Ini Sejarahnya

Dalam dunia yang makin tak menentu dari perang dagang hingga ketegangan geopolitik emas kembali menjadi primadona.

Naufal Jauhar Nazhif . 30 April 2025