Stories - 30 May 2022

Progres Karir Lalahuta, Dari Kafe hingga Konser Besar

Berawal dari band cafe, Lalahuta dalam waktu dekat mengaku akan melakukan road show.


Lalahuta dalam exclusive interview bersama Context di BNI Java Jazz Festival 2022, Minggu (29/5/2022). - Context ID-

Context.id, JAKARTA - Lalahuta, grup band yang dibentuk pada Desember 2012 ini sukses tampil di BNI Java Jazz 2022 hari kedua dan ketiga.

Lalahuta mengaku, bahwa ini merupakan penampilan di panggung besar pertamanya di 2022. Oleh karena itu, mereka sangat mempersiapkan penampilan ini.

"Ini panggung besar pertama di tahun ini, secara besar, dalam skala yang besar," ujar Lalahuta.

Lalahuta sangat senang, akhirnya dapat berkumpul bersama dengan para penggemarnya dan dapat melangsungkan konser dalam jumlah besar. Selain itu, dalam waktu dekat mereka mengaku akan melakukan road show.

"Kita lagi nyiapin tour semoga, kalo engga halangan. Sama rekaman album, semoga September selesai," ujar Lalahuta.

Lalahuta merupakan band yang berdiri pada Desember 2012 dan berawal dari pertunjukan di cafe. Lalu, pada 2018, Lalahuta semakin terkenal setelah merilis lagu "Tunggu Apa Lagi".

Ini bukanlah kala pertama Lalahuta tampil di BNI Java Jazz Festival, sebelumnya mereka pernah tampil pada Java Jazz Festival pada 2020 silam


Penulis : Crysania Suhartanto

Editor   : Putri Dewi

MORE  STORIES

Apartheid Gender Versi Taliban, Masuk Kategori Kejahatan Kemanusiaan?

Taliban melarang para gadis remaja bersekolah, para pegawai perempuan dilarang untuk bekerja dan para wanita dipaksa menikah dengan pria tua

Context.id | 21-06-2024

Mobil Listrik Ferrari Dilego Rp8,8 Miliar

Model EV kedua besutan Ferrari akan segera menyusul untuk diluncurkan

Noviarizal Fernandez | 21-06-2024

Dijadikan Guyonan Imbas Izin Tambang, Ini Sejarah Terbentuknya Lambang NU

Logo NU merupakan hasil buah tangan dari K.H. Ridwan Abdullah ulama yang juga memiliki kemampuan dalam bidang seni, terutama menggambar dan melukis

Context.id | 21-06-2024

Pengaruh Keju Bagi Kesehatan Mental

Responden yang memiliki kesehatan mental dan ketahanan terhadap stres kuat diduga banyak mengonsumsi keju

Context.id | 20-06-2024