Stories - 11 May 2022
Fakta di Balik Terpilihnya Presiden Filipina yang Baru
Kemenangan Ferdinand Marcos Jr sebagai Presiden Filipina disebut-sebut menjadi sejarah, mengingat dia merupakan anak seorang diktator.

Context.id, JAKARTA - Ferdinand Marcos Jr. (Bongbong) resmi memenangkan pemilihan presiden Filipina dengan 31 juta suara atau 58,8 persen dari total keseluruhan, berdasarkan penghitungan cepat dengan total suara yang masuk 96,7 persen.
Berdasarkan pantauan dari Komisi Pemilihan Umum Filipina (Comelec)U, pesaingnya Marcos Jr., Wakil Presiden Filipina saat ini, Leni Robredo hanya mendapatkan setengah dari suaranya, yaitu hanya 14,6 juta suara atau 28 persen.
Nantinya, Marcos Jr. akan memimpin selama 6 tahun ke depan dan menggantikan Presiden Rodrigo Duterte, yang telah memerintah Filipina sejak 2016. Ia juga dibantu oleh wakil presiden Sara Duterte, yang merupakan anak kandung dari Presiden Filipina saat ini.
ANAK DIKTATOR FILIPINA
Kemenangan Marcos disebut-sebut kemenangan yang bersejarah, mengingat Marcos Jr. merupakan anak dari Ferdinand Marcos, salah satu mantan penguasa sekaligus diktator Filipina.
Pada masa pemerintahannya, Marcos mengubah banyak konstitusi yang semakin menguatkan posisinya sebagai penguasa.Namun, setelah 20 tahun berkuasa, rakyat sudah lelah dan mengajukan protes besar-besaran yang dikenal dengan “The People Power Revolution” yang akhirnya menurunkan diktator Ferdinand Marcos.
Oleh karena itu, Marcos Jr dinilai berhasil mengubur masa lalu keluarganya dan kembali mendapatkan kepercayaan masyarakat.
JANJI HINDARI PENYELIDIKAN DUTERTE
Dilansir dari Bisnis, Marcos Jr. berjanji akan melanjutkan hubungan hangat Duterte dengan China. Selain itu, ia juga akan menghindari Pengadilan Kriminal Internasional yang menyelidiki Presiden Duterte dan anak buahnya.
Pasalnya pada 2016, melansir dari Time, Presiden Duterte membuat kebijakan untuk membersihkan Filipina dari narkoba. Namun caranya membersihkan adalah dengan membunuh para pengguna dan pengedar di malam hari, yang membuat lebih dari 6.000 orang tewas.
TIMBUL PROTES MASYARAKAT
Dalam survei yang dilakukan Bloomberg pada Maret 2022, kalangan investor justru lebih memilih pesaing Marcos, Leni Robredo karena dianggap memiliki strategi ekonomi yang baik.
Sedangkan, Marcos Jr. dinilai masih diragukan karena belum memberikan alasan terperinci mengenai kekayaan keluarganya selama beberapa dekade terakhir.
Penulis : Crysania Suhartanto
Editor : Putri Dewi
MORE STORIES

Apa Itu Bursa Karbon Indonesia?
Indonesia meluncurkan bursa karbon yang diharapkan dapat berkontribusi dalam mengurangi dampak krisis iklim
Noviarizal Fernandez | 27-09-2023

Tok! Pemerintah Segera Batasi Social Commerce
Pemerintah benar-benar menunjukkan keseriusan mengatur social commerce yang menjadi ajang jual beli produk impor dan menggerus UMKM
Noviarizal Fernandez | 25-09-2023

Fintech Terus Sasar Pendanaan UMKM
Perusahaan teknologi finansial terus menyasar pembiayaan bagi sektor usaha mikro kecil dan menengah.
Noviarizal Fernandez | 25-09-2023

Minat Tinggi Warga Ikut Uji Coba Kereta Cepat
Tiket untuk ikut uji coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh sudah ludes. Padahal, tiket gratis untuk uji coba tahap dua baru dibuka kemarin ...
Noviarizal Fernandez | 25-09-2023
A modern exploration of business, societies, and ideas.
Powered by Bisnis Indonesia.
Copyright © 2023 - Context
Copyright © 2023 - Context