Stories - 16 August 2023

Tertarik Beli Mobil Listrik & Hybrid? Segini Cicilannya

Kendaraan listrik tengah menjadi tren di industri otomotif Tanah Air. Berapa perkiraan cicilan mobil listrik dari Innova Zenix sampai Wuling Air EV?


Pegawai menunjukan mobil listrik Wuling Air EV di ruang pamer Arista Depok, Jawa Barat, Minggu (18/6)/JIBI-Bisnis/ Himawan L Nugraha

Context.id, JAKARTA - Kendaraan listrik tengah menjadi tren di industri otomotif Tanah Air, didorong kebutuhan masyarakat akan transportasi yang lebih ramah lingkungan. 

Selain karena dorongan idealis untuk tidak menyumbang polusi udara di Ibu Kota, menggunakan kendaraan hemat BBM juga menjanjikan biaya operasional yang semakin murah, sehingga pengeluaran bulanan bisa lebih hemat.

Terlebih, mobil berbasis listrik, baik hybrid, listrik baterai (battery electric vehicle/BEV), maupun plug-in hybrid (PHEV), juga tengah diberikan banyak insentif oleh pemerintah. Seperti, diskon pajak, sampai tidak kena ganjil-genap di kawasan jalan-jalan protokol Jakarta.

Oleh sebab itu, bagi Anda yang mulai tertarik berganti dari mobil konvensional ke mobil listrik, mungkin akan mulai menimbang-nimbang, apakah worth-it kalau menjual mobil lama, kemudian mengambil cicilan mobil listrik baru?

Kemudian, apakah benar biaya pengeluaran bulanan bisa jadi lebih hemat? Cukup kah hasil menjual mobil lama untuk membayar uang muka (DP) dan cicilan mobil listrik dengan tetap tidak memberatkan pengeluaran bulanan?

Oleh sebab itu, ada baiknya mulai melihat-lihat gambaran cicilan dari mobil-mobil yang tersedia di pasaran, sebelum memutuskan untuk mengambil cicilan bulanan yang dirasa tepat.

Berikut perkiraan cicilan beberapa mobil listrik populer:

Toyota Innova Zenix

Terdapat 5 dari 7 varian Innova Zenix yang dibekali mesin hybrid, yakni tipe G Hybrid CVT dengan harga Rp450 jutaan, tipe V Hybrid CVT dengan harga Rp530 jutaan, tipe Q CVT dengan harga Rp601 jutaan, tipe V CVT Modellista dengan harga Rp532 jutaan, dan tipe Q CVT Modellista dengan harga Rp611 jutaan.

Apabila Anda ingin mencicil Innova Zenix lewat memaksimalkan uang muka (DP) untuk membuat tenor serendah mungkin, maka setidaknya harus punya kantong tebal, atau punya mobil lama yang masih bisa terjual di angka Rp150 jutaan ke atas.

Sebab, untuk tipe termurah, yaitu G Hybrid CVT, dengan DP tersebut Anda bisa mendapatkan tenor hanya 11 bulan dengan cicilan Rp29 jutaan per bulan. 

Sementara cicilan dengan tenor yang lebih panjang untuk tipe G Hybrid CVT, yaitu Rp10,4 jutaan untuk tenor 35 bulan, sekitar Rp8,1 jutaan untuk tenor 47 bulan, dan sekitar Rp6,8 jutaan untuk tenor 59 bulan.

Innova Zenix tipe V biasa maupun tipe V modellista pun masih bisa mengakomodasi DP Rp160 jutaan. Namun, kalau mau ambil tipe Q atau Q modellista, maka harus siap-siap menyediakan DP di kisaran Rp200 juta untuk membuat cicilan menjadi murah.

Sebagai gambaran, dengan DP Rp200 jutaan, leasing biasanya mampu mengakomodasi Innova Zenix tipe Q dengan cicilan Rp10,5 jutaan untuk tenor 4 tahun dan cicilan sekitar Rp8,8 juta untuk tenor 5 tahun. Sementara tipe Q Modellista, dengan DP tersebut bisa di 5 tahun dengan cicilan Rp9,1 jutaan.

Wuling Air EV

Beralih ke mobil listrik imut yang punya pilihan warna-warni beragam, Wuling Air EV merupakan kendaraan yang paling murah dalam daftar ini.

Terdapat dua pilihan tipe, yaitu Wuling Air EV standar di harga Rp245 jutaan, atau Wuling Air EV Long Range (LR) yang punya harga Rp299 jutaan.

Perusahaan leasing biasanya mematok DP Wuling Air EV standar berkisar Rp84 juta sampai Rp90 juta. Untuk tenor setahun, cicilan yang muncul mencapai Rp15 jutaan sebulan. 

Selanjutnya, biasanya tersedia cicilan Rp7,7 jutaan untuk tenor 2 tahun, cicilan Rp5,3 jutaan untuk tenor 3 tahun, cicilan Rp4,2 jutaan untuk tenor 4 tahun, dan Rp3,5 jutaan untuk tenor 5 tahun. 

Artinya, apabila Anda punya mobil lama yang bisa terjual di kisaran Rp150 juta, kebutuhan DP bisa ditinggal 'merem', bahkan bisa memakai sisanya untuk mencicil Wuling Air EV standar selama 4-10 bulan.

Namun, untuk membeli Wuling Air EV LR, perusahaan leasing kebanyakan mematok DP di kisaran Rp100 juta. Cicilan tiap bulannya pun lebih mahal sekitar Rp2 jutaan dari cicilan Air EV tipe standar.

Suzuki Ertiga Hybrid

Untuk Anda yang ingin membeli mobil ramah lingkungan, tapi bujet terbatas, menganggap Air EV kurang lega, serta ingin mobil dengan kursi 3 baris dan cocok untuk keluarga besar, maka Suzuki Ertiga Hybrid bisa menjadi pilihan paling masuk akal.

Pasalnya, dari empat tipe Ertiga Hybrid, yaitu GX dan Sport (SS), serta pilihan transmisi manual dan matik untuk masing-masing tipe, harga termurah untuk GX manual berada di kisaran Rp273 jutaan, sementara untuk SS matik sebagai yang termahal pun hanya di kisaran Rp295 jutaan.

Uang muka untuk menggondol Ertiga Hybrid pun terbilang rendah, sekitar Rp89 juta sampai Rp110 juta. Cicilan GX manual tenor 1 tahun berkisar Rp4 jutaan, kemudian Rp4,8 jutaan untuk 2 tahun, Rp6,2 jutaan untuk 3 tahun, dan Rp9 juta untuk 4 tahun.

Dengan DP yang sama, selisih cicilan bulanan untuk tipe Ertiga GX matik, SS manual, dan SS matik terbilang tipis, hanya terpaut sekitar Rp300.000 dibandingkan cicilan tipe GX manual. 

Oleh sebab itu, kendati masih menggunakan teknologi mobil hybrid yang sangat mendasar, Ertiga Hybrid tetap mampu mengakomodasi paket komplet dengan harga yang paling terjangkau.

Wuling Almaz Hybrid

Kembali ke Wuling, keberadaan Almaz Hybrid merupakan pilihan menarik bagi Anda yang punya bujet cukup untuk kebutuhan membeli mobil ramah lingkungan, tapi menginginkan tampilan SUV garang. 

Pasalnya, Almaz Hybrid memiliki harga OTR yang tak jauh beda dari mobil-mobil MPV dan SUV konvensional, yaitu Rp472 jutaan.

Apabila menginginkan mobil ramah lingkungan dengan tampilan sporty ini, maka DP yang harus dipersiapkan setidaknya berkisar Rp154 juta ke atas.

Lewat DP tersebut, cicilan 1 tahun bisa berada di angka Rp30 jutaan per bulan, kemudian Rp15,5 jutaan untuk tenor 2 tahun, Rp10,5 jutaan untuk tenor 3 tahun, dan Rp8,3 jutaan untuk tenor 4 tahun.

Namun, untuk tenor 5 tahun, DP yang diperlukan untuk mengambil cicilan Almaz Hybrid biasanya lebih mahal dengan kisaran Rp165 juta ke atas, sehingga cicilan bulanan bisa ditekan berada di kisaran Rp7 juta saja.

Hyundai Ioniq 5

Disebut-sebut sebagai mobil listrik paling 'ganteng' di pasaran saat ini, Hyundai Ioniq 5 diambil bagi Anda yang berkantong tebal, atau punya mobil lama dengan nilai jual masih di Rp300 jutaan ke atas. 

Pasalnya, dari 4 pilihan tipe dan varian mobil listrik asal Korea ini, varian termurahnya saja dibanderol Rp750 jutaan.

Secara terperinci, ada tipe Ioniq 5 Prime standar, Ioniq 5 Prime Long Range, Ioniq 5 Signature, dan Ioniq 5 Signature Long Range. Varian standar bisa jalan sampai 384 km, sementara long range bisa bertahan sampai 450 km ke atas.

Apabila bujet awal bisa mencapai Rp300 juta lebih, mengambil varian Hyundai Ioniq 5 Prime Standard bertenor paling rendah atau kurang dari setahun, biasanya mewajibkan DP senilai Rp248 jutaan dan cicilan Rp47,5 juta per bulan. 

Pilihan cicilan lainnya untuk Hyundai Ioniq 5 Prime Standard, terdiri dari DP Rp235 jutaan tenor 23 bulan dengan cicilan Rp24 jutaan dan DP Rp237 jutaan tenor 35 bulan dengan cicilan Rp17 jutaan. 

Kemudian, ada DP Rp241 jutaan tenor 4 tahun dengan cicilan Rp13 jutaan sebulan dan DP Rp248 jutaan untuk tenor 5 tahun dengan cicilan Rp11 jutaan sebulan. 

Adapun, untuk Hyundai Ioniq 5 Prime Long, Hyundai Ioniq 5 Signature Standard, dan Hyundai Ioniq 5 Signature Long, sebenarnya juga mengakomodasi DP di bawah Rp300 juta. 

Namun, Anda harus siap dengan cicilan bulanan termurah di kisaran Rp12 jutaan dan selisih sekitar Rp1 jutaan dari Ioniq 5 Prime standar untuk masing-masing tenor yang lebih panjang.

Sebagai gambaran, harga OTR Hyundai Ioniq 5 Prime Long, Hyundai Ioniq 5 Signature Standard, dan Hyundai Ioniq 5 Signature Long, masing-masing berkisar Rp790 jutaan, Rp810 jutaan, dan Rp860 jutaan.

Mitsubishi Outlander PHEV

Mobil termahal dalam daftar ini dan satu-satunya mobil PHEV di pasar Tanah Air terkini, Mitsubishi Outlander PHEV 2.4L. Sebab, harga mobil ini terbilang fantastis dengan OTR di kisaran Rp1,3 miliar. 

Apabila ingin mengambil mobil ini, maka harus bersiap dengan DP di kisaran Rp410 juta sampai Rp435 juta.

Cicilan setahun untuk memboyong Outlander PHEV minimal Rp19,7 juta per bulan untuk tenor 5 tahun, disusul Rp23,5 juta untuk tenor 4 tahun. 

Berikutnya, cicilan mencapai Rp30 jutaan untuk tenor 3 tahun, Rp43,3 jutaan untuk tenor 2 tahun, dan Rp84 jutaan untuk tenor 1 tahun. Tertarik?


Penulis : Aziz Rahardyan

Editor   : Wahyu Arifin

MORE  STORIES

Teknologi Digital dan Solusi Perubahan Iklim

Teknologi digital bisa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi atau meminimalisir dampak perubahan iklim

Context.id | 01-03-2024

Ketika Raksasa OTT Saling Klaim Istilah Local Pride

Platform over the top (OTT) konten video streaming saling bersaing menguasai pasar Indonesia, salah satunya dengan embel-embel konten lokal.

Noviarizal Fernandez | 01-03-2024

Tolak Usul Prancis, Anggota NATO Enggan Masuk Wilayah Ukraina

Usulan Presiden Prancis agar pasukan NATO memasuki wilayah Ukraina untuk ikut memerangi Rusia mendapat penolakan keras dari negara-negara anggota ...

Context.id | 29-02-2024

Kans Indonesia Gabung Klub Negara Maju

Indonesia masih punya waktu 2-3 tahun untuk menyelesaikan proses menjadi anggota OECD

Context.id | 29-02-2024