Stories - 28 July 2023

Ratusan Ribu Ponsel Ilegal Bakal Dinonaktifkan

Ponsel ilegal yang beredar di Indonesia mencapai ratusan ribu


Barang bukti berupa 24 unit Iphone ilegal yang dibawa joki IMEI dari Singapura

Context.id, JAKARTA - Ratusan ribu ponsel dengan nomor international mobile equipment identity (IMEI) ilegal bakal dinonaktifkan oleh pemerintah dalam waktu dekat. Sehabis dinonaktfikan perangkat tersebut tidak bisa difungsikan lagi untuk melakukan telekomunikasi maupun berselancar di dunia maya.

Kehadiran IMEI ilegal tersebut sejalan dengan banyaknya ponsel pintar yang masuk ke Indonesia melalui jalur ilegal atau biasa dikenal dengan istilah black market (BM). Berdasarkan data Asosiasi Ponsel Seluruh Indonesia (APSI) ada sebanyak 600.000 ponsel BM yang masuk ke Indonesia, artinya dalam satu tahun ada sebanyak 7,2 juta ponsel ilegal yang masuk ke Indonesia.

Menurut APSI,  banyaknya pelabuhan yang terbuka dan tidak dijaga ketat oleh para aparat penegak hukum menjadi celah masuknya ponsel BM ke Indonesia. Ponsel jenis ini biasanya dijual lebih murah daripada ponsel yang resmi karena tidak terkena bea masuk dan bea cukai. 

Alhasil, tak sedikit masyarakat yang tergiur untuk memilih menggunakan ponsel BM karena harganya YANG miring meskipun tidak mendapatkan garansi resmi.

Bareskrim Polri sendiri menegaskan bahwa praktik itu telah membuat negara mengalami kerugian hingga triliunan rupiah. Maka dari itu, Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri Brigjen Adi Vivid Agustiadi Bachtiar mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan pemangku kepentingan terkait untuk mematikan semua ponsel dan imei ilegal yang ada di Indonesia.

Menurut Brigjen Pol Adi, para pelaku melakukan aksi ilegal berupa pendaftaran IMEI secara tidak sah pada aplikasi centralized equipment identity register (CEIR) di Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia. 

Padahal, pendaftaran IMEI itu hanya bisa dilakukan oleh operator selular, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Kementerian Perindustrian.


Penulis : Sholahuddin Ayyubi

Editor   : Wahyu Arifin

MORE  STORIES

Teknologi Digital dan Solusi Perubahan Iklim

Teknologi digital bisa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi atau meminimalisir dampak perubahan iklim

Context.id | 01-03-2024

Ketika Raksasa OTT Saling Klaim Istilah Local Pride

Platform over the top (OTT) konten video streaming saling bersaing menguasai pasar Indonesia, salah satunya dengan embel-embel konten lokal.

Noviarizal Fernandez | 01-03-2024

Tolak Usul Prancis, Anggota NATO Enggan Masuk Wilayah Ukraina

Usulan Presiden Prancis agar pasukan NATO memasuki wilayah Ukraina untuk ikut memerangi Rusia mendapat penolakan keras dari negara-negara anggota ...

Context.id | 29-02-2024

Kans Indonesia Gabung Klub Negara Maju

Indonesia masih punya waktu 2-3 tahun untuk menyelesaikan proses menjadi anggota OECD

Context.id | 29-02-2024