Stories - 26 October 2022

Tips Atur Keuangan saat Kantong Menipis di Akhir Bulan

Menjelang akhir bulan, isi dompet pun semakin menipis. Sedihnya, semakin menanti tanggal gajian, hari yang ditunggu pun semakin lama datangnya.


Pengunjung beraktivitas di salah satu pusat perbelanjaan di Depok, Jawa Barat, Jumat (21/10/2022). - Bisnis Indonesia -

Context.id, JAKARTA - Menjelang akhir bulan, isi dompet pun semakin menipis. Sedihnya, semakin menanti tanggal gajian, hari yang ditunggu pun semakin lama datangnya. 

Apalagi, tiba-tiba saja kebutuhan yang ingin dibeli jadi bertambah banyak dan keperluan mendesak juga tiba-tiba muncul. Akhirnya, berujung pada penggunaan paylater ataupun membuat pinjaman. 

Padahal menurut Cermati, pinjaman itu membuat konsumerisme menjadi meningkat dan membuat utang kedepannya menjadi semakin menumpuk.

Oleh karena itu, dikutip dari Flip, untuk menghindari hal tersebut, mungkin ada baiknya untuk mengikuti tips-tips berikut. 

 

1. Pengeluaran < Pendapatan

Mungkin ini pengetahuan umum yang sudah diketahui semua orang. Namun, kadangkala tanpa sadar pengeluaran masyarakat tetap lebih besar dibandingkan pendapatan.

Maka dari itu, disarankan untuk membuat catatan keuangan, yang berisi besaran dana pemasukan dan pengeluaran tiap bulannya. 

Selain itu, lakukan pula prediksi pengeluaran untuk pos pengeluaran wajib, seperti kebutuhan pokok, tagihan listrik atau air, kemudian pengeluaran sekunder, seperti jalan-jalan dan makan di luar, serta pengeluaran ekstra seperti biaya servis kendaraan. 

Soalnya dengan mencatat, masyarakat akan lebih mengetahui jumlah uang yang sudah dikeluarkan dan akan cenderung mengurangi pengeluaran selanjutnya.


 

2. Kebutuhan atau Keinginan?

Cara berhemat kedua adalah memprioritaskan barang yang merupakan kebutuhan dibandingkan keinginan. Hal ini dapat dilakukan dengan memikirkan secara matang-matang sebelum membeli sesuatu. 

Lebih lanjut, tindakan ini juga dapat menghindari terjadinya impulsive buying serta mengurangi pengeluaran berlebih untuk hal-hal yang tidak penting.


 

3. Buat Rekening yang Berbeda untuk Menabung

Jika menerapkan tips yang satu ini, masyarakat akan lebih mudah untuk melacak berapa uang yang sudah keluar. Jadi andaikata rekening pengeluaran sudah mulai menipis, hal itu menandakan bahwa waktu untuk mengirit sudah tiba. 

Dengan demikian, masyarakat akan tetap bisa menabung dan pengeluaran berlebih juga lebih mudah diminimalisir. Oiya, berhubung sudah menjelang akhir bulan, alangkah baiknya untuk melakukan pembedaan tabungan ini segera setelah menerima uang yaa.


 

4. Maksimalkan Promo

Kian hari, jumlah e-commerce semakin banyak. Alhasil mereka pun berlomba-lomba memberikan promo menarik pada tanggal-tanggal tertentu. 

Nah, hal ini dapat dimanfaatkan untuk membeli kebutuhan dengan harga murah. Namun, jangan sampai kelewatan dan menjadi pembelian berlebih ya.


 

5. Menjaga Kesehatan

Hal yang paling penting dari seluruh tips ini adalah menjaga kesehatan. Seperti kata pepatah, mencegah jauh lebih baik daripada mengobati. Apalagi seperti yang kita ketahui bersama, biaya berobat dan obat-obatan saat ini tidaklah murah.

Oleh karena itu, agar terhindar dari berbagai macam penyakit, maka lakukan olahraga yang rutin, cukupi kebutuhan mineral dan nutrisi, serta hindari kebiasaan merokok dan minum alkohol agar badan tetap sehat.
 

Hmm, sekarang sudah siapkah untuk memasuki akhir bulan?

 


Penulis : Crysania Suhartanto

Editor   : Putri Dewi

MORE  STORIES

Sederet Menteri Jokowi yang Gemar Olahraga

Di tengah kesibukannya, menteri-menteri kabinet Jokowi nyatanya banyak gemar berolahraga juga

Ririn oktaviani | 23-02-2024

Pendiri WikiLeaks Julian Assange akan Diekstradisi?

Pemerintah AS dan juga warga dunia menunggu langkah selanjutnya Pemerintah Inggris, apakah akan mengekstradisi Julian Assange atau tidak.

Context.id | 23-02-2024

Tuntut Perbaikan Upah, Dokter di Korsel Mogok Kerja

Unjuk rasa ini menjadi salah satu aksi mogok kerja terbesar dalam sejarah Korea Selatan. Negeri Gingseng ini sering diwarnai unjuk rasa gerakan ...

Context.id | 23-02-2024

Pemerintah Adakan Program Doktor Terapan di Perguruan Tinggi Vokasi

Program doktor terapan membuat pendidikan vokasi mempunyai jenjang pendidikan yang lengkap, mulai dari diploma, sarjana, magister hingga doktor.

Context.id | 22-02-2024