Share

Home Unfold

Unfold 29 September 2022

Butuh Gaji Berapa Buat Milenial Beli Mobil?

Kira-kira bisa gak ya anak muda beli mobil? Masalahnya, banyak anak muda yang ingin beli mobil bukan karena kebutuhan, melainkan gengsi semata. Masa?

Context, JAKARTA - Keinginan milenial untuk memiliki mobil baru sebagai kendaraan pribadi nampaknya masih cukup tinggi. Namun, butuh banyak hal yang dipertimbangkan oleh para milenial sebelum membeli mobil baru.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kini Indonesia telah didominasi oleh 25,87 persen milenial dan 27,94 persen Gen Z. Kemudian, sebagian besar dari dua generasi tersebut sudah memiliki daya beli. Hal ini menjadikan kelompok anak muda ini sebagai pasar otomotif terbesar di Indonesia.

Bersamaan dengan itu, kini perusahaan-perusahaan otomotif ternama mulai mendorong penjualannya kepada anak muda, terutama generasi milenial. Beberapa di antaranya adalah perusahaan otomotif besar seperti Daihatsu dan Wuling.

Bagi para milenial, terutama yang baru mendapatkan pekerjaan, memiliki mobil impian pasti menjadi salah satu bucket list yang ingin dipenuhi. Namun sebagai kebutuhan tersier, membeli mobil bisa saja memberatkan kondisi ekonomi seseorang. Karena itu, butuh banyak hal yang harus dipertimbangkan terlebih dahulu.

Menurut perencana keuangan Andy Nugroho, calon pembeli mobil harus memastikan jika pendapatannya masih cukup untuk membayar cicilan mobil. Melihat harga mobil yang tidak murah, maka membeli mobil secara kredit sudah pasti menjadi pilihan utama. Selain biaya cicilan, hal-hal lainnya yang perlu diperhatikan adalah biaya perawatan dan pengurusan mobil, seperti biaya servis, konsumsi bensin per bulan, pajak yang harus dibayarkan, hingga biaya asuransi mobil.


Home Unfold

Unfold 29 September 2022

Butuh Gaji Berapa Buat Milenial Beli Mobil?

Kira-kira bisa gak ya anak muda beli mobil? Masalahnya, banyak anak muda yang ingin beli mobil bukan karena kebutuhan, melainkan gengsi semata. Masa?

Context, JAKARTA - Keinginan milenial untuk memiliki mobil baru sebagai kendaraan pribadi nampaknya masih cukup tinggi. Namun, butuh banyak hal yang dipertimbangkan oleh para milenial sebelum membeli mobil baru.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kini Indonesia telah didominasi oleh 25,87 persen milenial dan 27,94 persen Gen Z. Kemudian, sebagian besar dari dua generasi tersebut sudah memiliki daya beli. Hal ini menjadikan kelompok anak muda ini sebagai pasar otomotif terbesar di Indonesia.

Bersamaan dengan itu, kini perusahaan-perusahaan otomotif ternama mulai mendorong penjualannya kepada anak muda, terutama generasi milenial. Beberapa di antaranya adalah perusahaan otomotif besar seperti Daihatsu dan Wuling.

Bagi para milenial, terutama yang baru mendapatkan pekerjaan, memiliki mobil impian pasti menjadi salah satu bucket list yang ingin dipenuhi. Namun sebagai kebutuhan tersier, membeli mobil bisa saja memberatkan kondisi ekonomi seseorang. Karena itu, butuh banyak hal yang harus dipertimbangkan terlebih dahulu.

Menurut perencana keuangan Andy Nugroho, calon pembeli mobil harus memastikan jika pendapatannya masih cukup untuk membayar cicilan mobil. Melihat harga mobil yang tidak murah, maka membeli mobil secara kredit sudah pasti menjadi pilihan utama. Selain biaya cicilan, hal-hal lainnya yang perlu diperhatikan adalah biaya perawatan dan pengurusan mobil, seperti biaya servis, konsumsi bensin per bulan, pajak yang harus dibayarkan, hingga biaya asuransi mobil.



RELATED ARTICLES

Hari Perempuan Internasional Berawal dari Perjuangan Buruh!

Tanggal 8 Maret ditetapkan sebagai Hari Perempuan Internasional. Kok bisa? Sepenting apa sampai dijadikan hari spesial?

Renita Sukma . 14 March 2025

Mengenal Kepulauan Cocos: Dekat ke Indonesia, Tapi Milik Australia

Masyarakat Kepulauan Cocos di Australia merupakan Melayu Muslim dari Nusantara yang dulu dibawa oleh saudagar di era kolonial

Naufal Jauhar Nazhif . 12 March 2025

Viral #KaburAjaDulu, Bentuk Frustrasi Atas Masa Depan Indonesia?

Ada ketidakpuasan terhadap kondisi ekonomi, kualitas hidup yang menurun dan kebijakan pemerintah Indonesia yang dianggap kurang memadai

Context.id . 24 February 2025

Efisiensi Ala Vietnam: Pangkas Kementerian-Lembaga, Hemat Triliunan

Vietnam menargetkan penghematan anggaran hingga Rp72,5 triliun dalam lima tahun ke depan

Naufal Jauhar Nazhif . 19 February 2025