Share

Home Unfold

Unfold 18 Oktober 2024

Mengenal UNIFIL, Penjaga Perdamaian yang Hidupnya Tidak Damai

Perang tak kunjung henti antara Israel dan Hizbullah di Lebanon membuat PBB memutuskan untuk membentuk pasukan perdamaian, alias UNIFIL

Context.id, JAKARTA - Dua prajurit TNI terluka setelah tank Merkava milik Israelmenyerang menara pengamatan UNIFIL di Naqoura. Tembakan tank tersebut membuat kedua prajurit terjatuh, hingga harus dirawat di rumah sakit!

Tapi tapi tapi.. yang perang kan Israel dengan Hizbullah di Lebanon, kenapa bisa ada prajurit TNI yang terluka?? Jadi, kedua prajurit TNI tersebut adalah kontingen Indonesia yang bertugas di UNIFILalias Pasukan Sementara PBB di Lebanon, yang misi utamanya adalah menjaga perdamaian.

UNIFIL ini didirikan pada Maret 1978, dan mulanya ditugaskan untuk memantau penarikan pasukan Israel setelah melakukan invasi di wilayah Lebanon. Pada 2000, setelah Israel kembali menginvasi Lebanon, PBB menetapkan Blue Line, dan UNIFIL ditugaskan memantau garis tersebut.

Setelah perang yang kembali terjadi pada 2006, UNIFIL dikasih mandat yang lebih luas, termasuk mengambil segala yang diperlukan untuk menciptakan perdamaian. 

Meskipun dalam tanda kutip ‘cuma’ pasukan penjaga  perdamaian, bukan berarti hidup mereka damai-damai aja karena sejak dibentuk pada 1978, sebanyak 326 pasukan UNIFIL telah kehilangan nyawanya

Saat ini, ada lebih dari 10.000 pasukan UNIFIL yang berasal dari 50 negara, dengan Indonesia jadi penyumbang pasukan terbanyak! (Kasih penekanam karena Indonesia ngirim pasukan paling banyak)

UNIFIL tidak beroperasi di seluruh Lebanon, melainkan di wilayah seluas 410 mil di antara Sungai Litani dan Blue Line yang letaknya di Lebanon Selatan.  Nah, posisi tersebut lah yang membuat UNIFIL kerap terlibat dengan konflik antara dua kubu, kayak yang dialami kontingen Indonesia.

Padahal, kalau UNIFIL diserang, itu dianggap telah melanggar Resolusi Nomor 1701 D ewan Keamanan PBB, lho! Dunia pun telah mengecam keras tindakan Pasukan Pertahanan Israel alias IDF tersebut terhadap dua pasukan TNI



Penulis : Naufal Jauhar Nazhif

Editor   : Wahyu Arifin

Home Unfold

Unfold 18 Oktober 2024

Mengenal UNIFIL, Penjaga Perdamaian yang Hidupnya Tidak Damai

Perang tak kunjung henti antara Israel dan Hizbullah di Lebanon membuat PBB memutuskan untuk membentuk pasukan perdamaian, alias UNIFIL

Context.id, JAKARTA - Dua prajurit TNI terluka setelah tank Merkava milik Israelmenyerang menara pengamatan UNIFIL di Naqoura. Tembakan tank tersebut membuat kedua prajurit terjatuh, hingga harus dirawat di rumah sakit!

Tapi tapi tapi.. yang perang kan Israel dengan Hizbullah di Lebanon, kenapa bisa ada prajurit TNI yang terluka?? Jadi, kedua prajurit TNI tersebut adalah kontingen Indonesia yang bertugas di UNIFILalias Pasukan Sementara PBB di Lebanon, yang misi utamanya adalah menjaga perdamaian.

UNIFIL ini didirikan pada Maret 1978, dan mulanya ditugaskan untuk memantau penarikan pasukan Israel setelah melakukan invasi di wilayah Lebanon. Pada 2000, setelah Israel kembali menginvasi Lebanon, PBB menetapkan Blue Line, dan UNIFIL ditugaskan memantau garis tersebut.

Setelah perang yang kembali terjadi pada 2006, UNIFIL dikasih mandat yang lebih luas, termasuk mengambil segala yang diperlukan untuk menciptakan perdamaian. 

Meskipun dalam tanda kutip ‘cuma’ pasukan penjaga  perdamaian, bukan berarti hidup mereka damai-damai aja karena sejak dibentuk pada 1978, sebanyak 326 pasukan UNIFIL telah kehilangan nyawanya

Saat ini, ada lebih dari 10.000 pasukan UNIFIL yang berasal dari 50 negara, dengan Indonesia jadi penyumbang pasukan terbanyak! (Kasih penekanam karena Indonesia ngirim pasukan paling banyak)

UNIFIL tidak beroperasi di seluruh Lebanon, melainkan di wilayah seluas 410 mil di antara Sungai Litani dan Blue Line yang letaknya di Lebanon Selatan.  Nah, posisi tersebut lah yang membuat UNIFIL kerap terlibat dengan konflik antara dua kubu, kayak yang dialami kontingen Indonesia.

Padahal, kalau UNIFIL diserang, itu dianggap telah melanggar Resolusi Nomor 1701 D ewan Keamanan PBB, lho! Dunia pun telah mengecam keras tindakan Pasukan Pertahanan Israel alias IDF tersebut terhadap dua pasukan TNI



Penulis : Naufal Jauhar Nazhif

Editor   : Wahyu Arifin


RELATED ARTICLES

Hari Perempuan Internasional Berawal dari Perjuangan Buruh!

Tanggal 8 Maret ditetapkan sebagai Hari Perempuan Internasional. Kok bisa? Sepenting apa sampai dijadikan hari spesial?

Renita Sukma . 14 March 2025

Mengenal Kepulauan Cocos: Dekat ke Indonesia, Tapi Milik Australia

Masyarakat Kepulauan Cocos di Australia merupakan Melayu Muslim dari Nusantara yang dulu dibawa oleh saudagar di era kolonial

Naufal Jauhar Nazhif . 12 March 2025

Viral #KaburAjaDulu, Bentuk Frustrasi Atas Masa Depan Indonesia?

Ada ketidakpuasan terhadap kondisi ekonomi, kualitas hidup yang menurun dan kebijakan pemerintah Indonesia yang dianggap kurang memadai

Context.id . 24 February 2025

Efisiensi Ala Vietnam: Pangkas Kementerian-Lembaga, Hemat Triliunan

Vietnam menargetkan penghematan anggaran hingga Rp72,5 triliun dalam lima tahun ke depan

Naufal Jauhar Nazhif . 19 February 2025