Originals - 20 February 2023

Mobil Listrik Mahal, Kapan Bisa Kebeli?

Akhir-akhir ini, produsen transportasi listrik berlomba-lomba mencari solusi masalah lingkungan sekaligus memasarkan produknya.

Context.id, JAKARTA - Harga energi makin mahal, pemanasan bumi meningkat, dan polusi udara semakin parah. Hal inilah yang membuat produsen transportasi listrik berlomba-lomba mencari solusi sekaligus memasarkan produknya.

Hal ini terlihat dari banyaknya papan reklame yang sudah menunjukkan kesiapan mobil listrik masuk ke pasar Indonesia. Sayangnya, hal ini tidak didukung dengan kesiapan pasar serta ornamen pendukung. 

Mulai dari harga yang masih cenderung mahal. Rata-rata BEV (battery electric vehicle) yang masuk ke Indonesia harganya mencapai setengah miliar. Padahal, mobil yang menjadi primadona di Indonesia, harganya baru di kisaran 300 juta. 

Selain itu, adapula permasalahan mental masyarakat Indonesia yang belum siap pada teknologi baru, kurangnya infrastruktur pengisian daya, hingga masih nyaman dengan kendaraan berbasis BBM.


MORE  ORIGINALS  VIDEOS

Ini Biang Keladi yang Bikin Banyak BPR Tumbang

Dalam lima tahun terakhir saja, ada 167 BPR yang tumbang

Noviarizal Fernandez | 17-01-2024

Indonesia-Timor Leste Dari Luka Masa Lalu Menatap Masa Depan

Selama jadi bagian dari Indonesia, beberapa peristiwa terjadi, dan menyakiti hati rakyat Timor Timur

Noviarizal Fernandez | 02-01-2024

Petaka di Balik Pengeboran Minyak Bumi

Sekitar 10 hari setelah ledakan, minyak sudah mulai terlihat di wilayah Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia dan terus memburuk setiap harinya.

Noviarizal Fernandez | 26-12-2023

Sampah Plastik Dari Solusi Jadi Masalah

Awalnya, kantong plastik diciptakan untuk menyelamatkan dunia, tapi kemudian menjadi masalah.

Noviarizal Fernandez | 19-12-2023