Stories - 29 May 2023

Banyak Artis Incar Jabatan Politik, Untungkah?

Fenomena selebriti memasuki ranah politik di Indonesia menjadi tren lama yang digeluti hingga kini.


Gedung DPR RI / Bisnis.com

Context.id, JAKARTA - Fenomena selebriti memasuki ranah politik di Indonesia menjadi tren lyang berlangsung hingga kini. Belakangan, Aldi Taher menghebohkan jagat media dengan aksi nyelenehnya saat diwawancarai salah satu stasiun televisi nasional. 

Diketahui, Aldi Taher memulai karir di dunia hiburan dengan mengikuti ajang pencarian model majalah pada 2001. Setelah itu, Aldi merambah menjadi model video klip, anggota grup musik, hingga pelawak. 

Artis bernama lengkap Rahmat Aldiansyah Taher ini mencalonkan diri sebagai bakal calon legislatif (Bacaleg) 2024 mendatang. Namanya melambung tatkala terdaftar di dua partai sekaligus yakni, Partai Bulan Bintang sebagai Bacaleg DPRD DKI Jakarta dan Perindo sebagai Bacaleg DPR RI. 

Dalam wawancara tersebut, Aldi menegaskan bahwa dirinya telah mundur dari PBB dan fokus berdedikasi di bawah naungan Perindo. Alhasil, kabar tersebut trending di media sosial bahkan meraih peringkat pertama di Twitter beberapa hari lalu. 

Tak hanya Aldi Taher, sebelumnya berhamburan pula artis Indonesia yang lebih dulu mencoba peruntungannya menempati jajaran kursi parlemen. Misalnya Krisdayanti dan Tina Toon yang mewakili PDIP, Mulan Jameela dari Gerindra, dan masih banyak lagi. 

Keuntungan Menjadi Wakil Rakyat

“Wakil rakyat seharusnya merakyat, jangan tidur waktu sidang soal rakyat.” Begitulah segelintir lirik lagu milik Iwan Fals yang berjudul Surat Buat Wakil Rakyat

Wakil rakyat menjadi salah satu jabatan tersohor dengan segudang kenikmatan bagi anggotanya. Meski begitu, tanggung jawab dan beban seorang anggota legislatif juga sangat berat hingga perlu kredibilitas serta integritas baik para calonnya. 

Tak heran jika penawaran pendapatan pun akan sama besarnya dengan amanah yang diemban. Adapun gaji pokok anggota DPR tertuang dalam Surat Edaran Setjen DPR RI No.KU.00/9414/DPR RI/XII/2010 dan Surat Menteri Keuangan Nomor S-520/MK.02/2015.

Aturan yang berlaku menjelaskan bahwa anggota dewan akan mendapat gaji sesuai jabatan, tunjangan, sampai dana pensiun saat masa sumbangsihnya berakhir. Mereka akan mendapat dukungan fasilitas berupa tempat tinggal, kendaraan, alat kendaraan dan studi banding ke luar negeri. 

Seorang wakil rakyat secara tidak langsung juga bakal mendapat sorotan publik. Dengan begitu, popularitas di mata masyarakat pun semakin meningkat seiring track record perjalanannya di dunia politik. Bisa ke arah positif atau sebaliknya, tergantung kinerja dan pemikiran yang dihasilkan.


Penulis : Nisrina Khairunnisa

Editor   : Thomas Mola

MORE  STORIES

Suara Golkar Terbesar di Koalisi Prabowo, Jatah Menterinya Banyak?

Kinerja perolehan suara mentereng dalam Pemilu Legislatif atau Pileg 2024 dinilai menjadi tolok ukur

Noviarizal Fernandez | 24-04-2024

Laga Panas Para Jawara di AFC Cup U-23

Tiga mantan pemenang Piala Asia AFC U23 lainnya juga turut lolos ke babak penentu itu

Noviarizal Fernandez | 24-04-2024

Tren Positif Berlanjut, Industri Mobil Listrik Makin Menjanjikan

Pada 2023 lalu, penjualan mobil listrik memecahkan rekor penjualan mencapai 14 juta unit secara global atau setara dengan 18% dari seluruh penjual ...

Context.id | 24-04-2024

Profi Tiga Hakim Dissenting Opinion Putusan MK Soal Pilpres 2024

Tiga hakim ajukan pendapat berbeda dengan lima hakim lainnya terkait putusan MK yang menolak permohonan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud

Context.id | 23-04-2024